5 Tips Budidaya Ikan Lele Dumbo di Kolam Tembok

5 Tips Budidaya Ikan Lele Dumbo di Kolam Tembok.jpg

Budidaya ikan lele dumbo di kolam tembok adalah salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang optimal dari usaha perikanan. Ikan lele dumbo memiliki ukuran yang lebih besar dan daging yang lebih tebal dibandingkan dengan jenis lele lainnya. 

Selain itu, ikan lele dumbo juga memiliki daya tahan hidup yang tinggi dan dapat berkembang biak sepanjang tahun. Namun, untuk dapat membudidayakan ikan lele dumbo di kolam tembok, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 

Tips Budidaya Ikan Lele Dumbo di Kolam Tembok

Berikut ini adalah tips budidaya ikan lele dumbo di kolam tembok yang dapat Anda coba.

1. Mempersiapkan kolam tembok

Kolam tembok adalah kolam permanen yang dibuat dari campuran semen Pro-X dan pasir. Kolam tembok harus dibuat dengan ukuran dan kedalaman yang sesuai dengan jumlah ikan lele dumbo yang akan dibudidayakan. 

Sebagai contoh, untuk 100 ekor ikan lele dumbo, ukuran kolam yang dibutuhkan adalah 2 meter x 1 meter x 0,6 meter. Setelah kolam tembok selesai dibuat, diamkan selama beberapa hari hingga kering dan bau semen hilang.

2. Mempersiapkan benih ikan lele dumbo yang berkualitas

Benih ikan lele dumbo yang akan ditebar harus memiliki ukuran sekitar 5 - 10 cm dan berumur sekitar 1 bulan. Pilih benih ikan lele dumbo yang sehat, aktif, dan tidak cacat. Penebaran benih ikan lele dumbo dilakukan pada pagi hari dengan kepadatan sekitar 50 - 100 ekor/meter persegi.

3. Memberikan pakan tambahan

Ikan lele dumbo membutuhkan pakan tambahan selain makanan alami yang ada di kolam. Pakan tambahan dapat berupa kotoran ayam, bangkai unggas, sisa-sisa makanan dapur, atau pelet. 

Pakan tambahan harus diberikan secara teratur dan sesuai dengan kebutuhan ikan lele dumbo. Jangan memberikan pakan berlebihan karena dapat menyebabkan pencemaran air dan penyakit pada ikan.

4. Menjaga kebersihan kolam

Kolam tembok harus dibersihkan secara rutin dari endapan pakan, lumpur, dan kotoran ikan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas air dan kesehatan ikan lele dumbo. Selain itu, kolam tembok juga harus dilengkapi dengan sistem aerasi atau penghisapan udara untuk menjaga kadar oksigen di dalam air.

5. Melakukan penyortiran dan panen

Ikan lele dumbo dapat dipanen setelah berumur sekitar 4 - 6 bulan atau memiliki bobot sekitar 500 - 1000 gram. Sebelum dipanen, ikan lele dumbo harus disortir terlebih dahulu untuk memisahkan ikan yang besar dan kecil. 

Penyortiran dapat dilakukan dengan menggunakan jaring atau keramba. Panen ikan lele dumbo dilakukan dengan menguras air kolam secara perlahan dan mengambil ikan dengan hati-hati.

Budidaya ikan lele dumbo di kolam tembok memang membutuhkan perawatan yang lebih teliti dan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan kolam tanah atau terpal. Namun, hasil yang didapatkan juga lebih menjanjikan dan berkualitas. 

Jangan lupa juga untuk mempelajari lebar kolam pembenihan ikan konsumsi disesuaikan dengan faktor apa saja. Dengan mengikuti tips budidaya ikan lele dumbo di kolam tembok di atas, Anda dapat mencoba usaha perikanan yang menguntungkan ini. Selamat mencoba!

この記事へのコメント